Kamis

PT Fathi Resources: Serangan Itu Rugikan Perusahaan

Direktur Utama PT Fathi Resouces Ahmad Chandra mengaku, kasus penyerangan dan pembakaran peralatan pengeboran milik perusahaan oleh warga sangat merugikan perusahaannya. Dia berharap, pelaku tindakan anarkis itu diproses sesuai hukum yang berlaku.

Hal itu dikatakan Ahmad Chandra kepada SP saat dihubungi melalui telepon genggamnya dari Kupang, Jumat (8/4) pagi. Dia mengaku, sedang berada di Bali dalam perjalanan menuju Sumba Tengah.

Dia menduga, ada sejumlah provokator yang memotivasi dan mendorong warga untuk melakukan tindakan penyerangan terhadap pekerja dan pembakaran fasilitas pengeboran milik perusahaan, sesuai pengakuan sejumlah warga yang bekerja pada perusahaannya. Padahal, keberadaan perusahaannya berdasarkan izin yang dikantonginya, baik dari Kementerian Pertambangan Mineral dan Energi, Pemerintah Provinsi NTT, maupun pemerinth Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Tengah.

Sementara itu, Kapolres Sumba Barat AKBP Yayat Jatmika secara terpisah mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah calon tersangka. Pihanya masih melakukan rapat koordinasi dengan Kapolsek Umbu Ratu Nggay dan jajarannya terkait masalah tersebut. Wilayah Kabupaten Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya, merupakan dua kabupaten otonom baru hasil pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat. Dua daerah ini termasuk dalam wilayah hukum Polres Sumba Barat.
Sumber : Suara Pembaruan

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Followers