Selasa

Tambang: Untung atau Buntung?

Oleh: Theresia Kawatang Bora (Praktisi Tambang).
Sebagai orang Sumba yang pernah belajar tambang 5 tahun dan saat ini mencari nafkah dari pertambangan mau mensharingkan beberapa hal kecil yang saya tau dan alami:
1. Pertambagan adalah pekerjaan yang memiliki multiply effect yang sangat besar karena melibatkan berbagai disiplin ilmu. Contoh kecilnya untuk peralatan membutuhkan teknik mesin,u/ sistem pelaporan butuh IT,admin,u/ pembangunan fasilitas butuh teknik sipil,untuk penanganan reklamasi butuh teknik lingkungan,yg saya yakin byk putra/i sumba yang mengenyam ilmu2 tersebut dibangku kuliah, bahkan tenaga para petanipun bisa dipakai dlm reklamasi.
Saya sangat tidak setuju ketika dikatakan "Kita tidak bisa serta merta mempekerjakan para petani untuk masuk dan bekerja dalam rana tambang",,saat ini sudah byk putra/i sumba yang menempuh pendidikan tinggi untuk menjadi lebih dari seorang "petani". Bukannya saya anti dengan kata2 itu, krn sy bs seperti skrg ini karena petani,, tp berhentilah berpikiran yang stag,,jgnlah potensi putra/i sumba dibatasin dgn kata petani.
2. Sumbangan pertambangan ke masyarakat jgn selalu dipikirkan harus dlm bentuk rupiah,, krn dlm perusahaan pertambagan ada program Community development (pengembangan Masyarakat) yang mempunyai anggaran khusus mengembangankan masyarakat lewat kesehatan,pendidikan,UKM dll.
‎3. Menyusun sebuah AMDAL (Analis Mengenai Dampak Lingkungan) tidaklah semudah yang dibayangkan,, untuk penyusunan AMDAL dilakukan org2 yang kompeten,karena harus membuat perencanaan aktifitas,produksi,tenaga kerja, dll besarta biayanya dan harus dipertanggung jawabkan kpd Kementrian ESDM, dan akan awasi langsung oleh ESDM.

4. Dari hasil pegamatan saya saat Kuliah Kerja di Newmont,Lubang (pit) yg diliat di Newmont Sumbawa itu adalah lubang yang masih aktif ditambang,jadi belum mungkin untuk ditutup,, ada beberapa contoh perusahaan tambang yang mendapatkan penghargaan reklamasi bekas tambag,, mungkin jarang org mendengar ttg PT Kelian Equatorial Mining (KEM) adlh salah satu perusahaan emas di kalimantan yang sudah lama selesai beroperasi dan merupakan perusahan tambag dgn program reklamasi terbaik,,meskipun tutup program reklamasinya tetap berjalan krn tiap perusahaan tambang pny dana khusus reklamasi sesuai amdal.. contoh Lain PT adaro di Kalsel (1 blan mlakukan kerja pratek di sini), saat ini salah satu Blok bekas tambangx telah dikembangkan menjadi salah satu bumi perkemahan terbesar di ASIA TENGGARA, dan lubang/pit bekas tambangx menjadi arena wisata air,peternakan ikan bg masyarakat dan sumber air bagi pertanian penduduk....perlu diketahui jg, tidak semua lubang bekas tambang akan menganga,krn ada sistem penambangan yg namanya Backfilling (material tidak bernilai dipakai utk menutup lubang),krn secara logika sj,tidak mungkin semua tanah hasil galian ditimbun diluar Pit krn keterbatasan lokasi KP.. untuk mercuri Sianida... Hrus dicermati dl, dr kasus yang terjadi pencemaran mercury ini ditimbulkan oleh tambang2 liar yg tidk berijin,,untuk perusahaan yg berijin,tidak mungkin memakai mercury dlm sistem flotasinya,krn sudah tercakup dlm AMDAL... dan untuk kapasitas produksi yg besar,penggunaan mercury sangtlah tdk effektif...
‎5 Dampak sosial : semua aktifitas apapun,pasti memiliki dampak sosial,karena kita adalah makluk sosial tinggal bagaimana kita menyikapi dan menempatkan diri,,, bagaimana pemerintah mengatur dan mengawasi.
6. Sulitnya penanaman kembali : tergantung struktur tanah (mungkin org prtanian & kehutanan Lbh mengerti),,, tp dr pegalaman saya dibangku kuliah dan menyaksikan sendiri di beberapa perusahaan tambang adala berbagai macam sistem penamam beserta proses/langkah2nya, cth dry seeding, hydroseding,,,, (kembali lg, mungkin org pertanian lbh ngerti)... juga, dlm sistem penambangan tnah pucuk (top soil) selalu dipisahkan (tdk dicampur dgn Overburden) dan mendapatkan perlakuan yg khusus krn akan dipakai dlm reklamasi lahan.
7. Pendapatan daerah/negara : ada 2 pajak yang hrs dibyr perusahaan yaitu pajak eksport/import (penjualan) dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) atau yang sering dikenal dgn istilah royalti (membayar keuntungan produksi pd negara).. untuk bagian pengalokasiannya saya kurang paham UU Pajak Pertambangan... Control dan pengawasannya tergantung pd bpk/ibu pemerintah kita..... kalau benar ya nyampe kalau ga ya begitulah.... Btw sekali lg sy mau bilang jgn tlalu melihat/mengharapkan kontribusi Tambang dlm bentuk RUPIAH,,krn belum tentu anda menikmati,udah disunat ditiap pintu dan peruntukannya ga jelas (kayak ga tau Indonesia aj....)..... lihatlah yg langsung nyampe ke rakyat : lapangan kerja baru, akses jlan, listrik, fasilitas kesehatan, pendidikan, UKM,dll....mengharapkan dr APBD....?????? berapa pertumbuhan APBD Sumba tiap bulan ????
Mungkin ini aj dl sharing pengalaman saya (kl perusahaan yg di Sumba ga pernah dgr)..... sbgi info aj, saat ini sy bekerja di perusahaan tambang batubara di KALTIM... semoga sharing sy bs bwt nambah info,, untuk masalah Menolak atw mendukung itu ada ditangan anda..... Lihatlah potensi alam dan Putra/i SUMBA, pertimbangkan matang2 baik buruknya, untung rugi (jgn masalah rupiah),kesiapan putra/i Sandlewood menerima perubahan dan keterbukaan.....
Thanksssss..... saran & Kritik di Tunggu..... GOD BLESS SUMBA.
Sumber : Catatan Rudy Samapati ( Facebook )

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Followers