Kamis

Rekaman Wawancara Radio U.S.Pateduk dan Dr.Keba Moto


Pagi ini saya akan berbagi file Mp3. berupa rekaman wawancara Radio Green Talk beberapa waktu yang lalu dengan Bupati Sumba Tengah Umbu Sappi Pateduk dan Dr.Keba Moto sehubungan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah untuk membuka Tambang Emas di wilayah Tana daru dan Manu Peu.
Dimana kita ketahui bersama ada yg Pro dan ada juga yang Kontra
Bagi teman2 yang ingin mendengarnya, Langsung aja Cekidot disini:

Selasa

POLISI SUMBA BARAT DILAPORKAN MEMBONGKAR PAGAR KEBUN WARGA TANAH DARO

Menurut informasi via telepon dari warga lokasi tambang tanah daro, kemarin polisi sumba barat membongkar paksa pagar para warga yg tidak setuju lahannya dijadikan lokasi tambang. Kehadiran polisi difasilitasi bagiam BAPPEDA PEMDA Sumba Tengah Bpk. Umbu Sorung yg tentunya (masuk akal) atas perintah Bupati Sumba Tengah Umbu Sappi Pateduk.
Informasi pribadi (pertelepon) yg diperoleh MUS dari POLRES Sumba Barat, mengatakan bahwa polisi membongkar pagar karena ada ijin dari warga pemilik lahan.
Agak aneh memang bagaimana polisi terlibat dalam masalah perdata sedangkan warga menolak tambang dari awal. Apakah polisi mengantongi ijin tertulis?
Diharapakan DPRD Sumba Tengah ikut bersuara dalam menjernihkan masalah ini. Jadi jangan diam saja menyaksikan penderitaan rakyat yg aspirasinya diplintir pemerintah.

Senin

IUP TAMBANG: Lahan seluas 1,5 luas kabupaten Sumba Barat dikuasai PT. Fathi, penduduk SUMBA sebanyak penduduk Sumba Barat GAMANG

Ringkasan Talk Show Radio Maraga FM di Waikabubak
Sumba Barat-NTT
===================
RINGKASAN:
Luas 100.000 ha lahan yg diserahkan ke PT.Fathi sama dengan 1000 km2. Luas ini setara dengan 1,5 luas sumba barat. Jika kepadatan penduduk rata-rata pulau sumba 1 jiwa/hektar, maka ada 100.000 jiwa yg kehilangan ruang hidupnya dan jumlah ini sama dengan jumlah penduduk Sumba Barat. Mau kemana org2 ini dialihkan?
===================
Nara Sumber: Dr. Kebamoto (KM)
Pewawancara: Radio Maraga (RM)

RM: Masyarakat lingkar Tambang Tana Daru-Manupeu menyurati bupati dalam upaya menolak Tamabang emas di Sumba Tengah dengan alasan kerusakan lingkungan, kehilangan lahan dan lain-lain. Bagaimana tanggapan Bapak Kebamoto.
KM: Saya mau bicara dari awal dan nantinya akan sampai ke pertanyaan itu. IUP yang dikeluarkan gubernur NTT telah mengijinkan PT. Fathi Resources untuk melakkan ekplorasi pada lahan sebanyak 100.000 ha. Di depan saya ada peta yang merupakan lampiran IUP tersebut dan lahan yang diberikan kepada Fathi terbentang dari ujung Kodi menurut pesisir pantai selatan sampai Gaura, Laboya dan Wanokaka. Lalu di kawasan Tana Daro-Manu Peu terbetang ke Utara sampai batas Mamboro, dan seluruh desa di Utara. Lalu pesisir selatan Sumba Timur termasuk Juga Wangga Meti. Tanah seluas ini sekitar 1000 km2 sebanding dengan 1,5 kali luas kabupaten Sumba Barat.

Followers